Selasa, 23 Februari 2010

Hakikat Hidup

0 komentar
Hakikatnya hidup ini merupakan proses belajar dan menempa diri agar senantiasa menjadi lebih baik. sungguh, begitu banyak hal yang dapat disarikan dari perjalanan detik demi detik kehidupan kita. hal-hal yang kita reasakan, kita lihat, kita dengar, kita keluarkan melalui lisan, semuanya bisa menjadi sesuatu yang sarat makna dan dapat memperkaya khazanah pengalaman kita untuk selanjutnya dijadikan modal bagi proses perbaikan diri, jika kita mau tentunya.

ketika peristiwa-peristiwa yang kita temui atau yang kita jalani lewat begitu saja, maka ia hanya akan menjadi masa lalu hampa, nilai yang tidak dapat memberikan pengaruh apa-apa. padahal jika kita mau sedikit saja menggali lebih dalam, mungkin tidak sedikit bekas-bekas berharga yang tertinggal disana. Sebagaimana halnya mutiara, sebelum ada yang mengeluarkannya dari cangkang sang kerang, tidak ada yang dapat merasakan keindahannya.

DAN DAKWAH MERUPAKAN JALAN BAGI PEJUANGNYA TUK TERUS MELANGKAH
KETIKA PENAT ADALAH SAAT HENTI SEJENAK PADA SUATU KISAH PERTEMUAN MENGAPA HARUS RAGU...

Saudaraku... semoga kita selalu dapat memetik pelajaran dari setiap langkah kita dan setiap apa yang kita baca pada lingkungan kita. Semoga kita senantiasa diberi kesempatan oleh ALLAH untuk dapat memanfaatkan waktu, guna mendapatkan ilmu dan barokah-NYA.

Kamis, 11 Februari 2010

SEBUAH MAKNA

0 komentar

SEBUAH MAKNA

Menunggu….

Lebih baik menungu, untuk mendapatkan orang yang tepat, orang yang dicintai dan mencintai

Ketimbang memaksa dan tergesa

Karena hidup ini terlalu singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah

Bunga mawar tak mekar dalam semalam, namun bisa layu dalam sedetik

Palestina tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap

Pernikahaan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja musnah, juga dalam sesaat

Menunggu….

Mempunyai suatu tujuan yang mulia dan misterius

Menguji keimanan dan ketaqwaan

Belajar sabar dan ridho

Suami yang di tunggu….tidaklah semulia Muhammad,

Tidaklah setaqwa Ibrahim, tidaklah setabah Ayyub,

Tidaklah segagah Musa, apalagi setampan Yusuf

Suami yang di tunggu hanyalah suami akhir zaman yang berusaha menjadi suami sholih

Kita pun….

Bukanlah khodijah yang sempurna menjaga aqidah dan akhlaknya

Bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara

Namun hanyalah istri akhir zaman, yang berusaha menjadi istri sholihah

Menunggu….

Membutuhkan pengharapan

Namun tetap menjanjikan hal yang tak dapat seorang pun membayangkan akan menjadi apa pada akhirnya bagi setiap hamba beriman, berbesar hatilah

Allah yang Maha Tahu, pasti punya alasan tersendiri yang sukar dimengerti

Percayalah, ketika Allah mengambil sesuatu, maka IA akan memberi yang lebih baik….

Pernikahan…..membuka tabir rahasia

Proses mencapainya terkadang merupakan perjalanan panjang

Untuk menuju kesana, Allah Yang Maha Bijaksana

Seringkali justru memberi segala bentuk kesusahan

Untuk menguji hambaNYA, tentunya

Tak jarang sampai terluka hati, hingga hikmahnya tertanam dalam

Tak perlu bertanya, “Apa maksud Allah?”

Pernikahan….bukanlah akhir perjalanan

Pernikahan mengajarkan kewajiban bersama

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan

Jika ingin berenang, belajarlah mengapung

Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai

Mari, kembali kepadaNYA

Allah Maha Agung, yang dengan segala keAgunganNYA menuntut hamba untuk sabar dalam penantian

Untuk sebuah alasan….Entah apa….

Tapi yakinlah,

Allah merencanakan kehidupan hambaNYA dengan indah

Begitu indah dan amat sangat indah

Dengan segenap cinta karena Allah